Diterbitkan Oct 28 2021

Kesehatan Mental Itu Penting: Emang Iya?

4 minute read

Halo teman-teman, apa kabar? Lagi senang kah? Atau sedih, marah, malah kecewa? Gimana pun kabarmu, jangan lupa untuk tetap bahagia ya!  

Bahagia itu bisa jadi pertanda kalau kamu sehat secara mental. Kalau kamu tidak merasakan kebahagiaan yang cukup, bisa jadi kesehatan mental kamu tengah terganggu! Oleh karena itu, menjaga kesehatan mental itu sangat penting! Tapi… Emang iya ya?

Ternyata, banyak orang Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan mental

Berdasarkan data dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018, sekitar 6,1% seseorang yang berusia lebih dari 15 tahun diduga menderita depresi dan sekitar 9,8% seseorang yang berusia lebih dari 15 tahun menderita gangguan mental emosional. Bisa kamu bayangkan, ternyata sejak remaja banyak banget teman-teman yang sudah menderita loh! Lalu, apa yang harus kamu lakukan untuk mengatasi hal tersebut? Sebelum itu, kamu harus tahu dulu definisi dari kesehatan mental itu sendiri.

Kenalan Dulu Sama Kesehatan Mental

Prof. Dr. Hj. Zakiah Daradjat (1988), berpendapat kesehatan mental adalah tanda keharmonisan dalam kehidupan yang terdiri dari keberfungsian jiwa, kemampuan dalam menghadapi masalah, kebahagiaan, dan  perasaan pribadi yang positif. Nah, tadi kamu sudah tau nih pengertian dari kesehatan mental itu seperti apa. Lalu, apakah hanya itu saja? Mungkin, banyak dari teman-teman yang masih bertanya-tanya.

“Aku masih belum paham nih tentang kesehatan mental itu seperti apa”

“Sama, aku juga belum tahu apakah aku sehat mental atau tidak”

Tenang saja teman-teman, tidak hanya sampai disitu aja kok. Kamu belum tau kan ciri-ciri orang yang sehat mental? Kalau belum, yuk simak lebih lanjut!

Ciri-Ciri Orang Sehat Mental

Seseorang dapat dikatakan sehat mental apabila memiliki beberapa ciri atau tanda. Menurut Putri, dkk (2015), ada 3 ciri yang menjadi penanda bahwa seseorang memiliki sehat mental. 

  1. Merasa senang dan bahagia akan dirinya
  2. Merasa nyaman untuk berhubungan dan bersosial dengan orang lain
  3. Dapat memenuhi tuntutan hidup

Selain itu, World Health Organization (WHO) juga menyebutkan ada beberapa karakteristik seseorang memiliki mental yang sehat loh! 

  • Dapat mengambil hikmah atau memaknai pengalamannya di masa lalu. 
  • Dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. 
  • Memiliki rasa kasih dan sayang. 
  • Memiliki perasaan senang dari usaha yang sudah dilakukan. 
  • Menerima kegagalan menjadi suatu proses hidup untuk kita berkembang. 
  • Mampu untuk mengontrol emosi 

Nah, sekarang kamu sudah tau kan, apa saja karakteristik seseorang yang memiliki sehat mental. Setelah kamu mengetahuinya, apa yang terlintas di benak kamu?

“Ya ampun, aku masih belum bisa untuk menerima pendapat orang lain. Apakah mentalku tidak sehat?”

“Aku selalu kesulitan untuk mengambil suatu keputusan. Itu berarti, mentalku tidak sehat juga, dong”

Jangan langsung beranggapan seperti itu ya! 

Seseorang yang sehat mental tidak selalu melihat diri dan sekitarnya secara positif. Selain itu, seseorang yang sehat mental berarti tidak selalu sempurna dalam segala hal, seseorang yang sehat mental akan mampu menyesuaikan diri dalam menghadapi segala situasi atau masalah dan dapat beraktivitas secara normal. Singkatnya, jiwa kita akan terasa damai dan kita dapat beraktivitas secara normal.

Nah, tadi kamu sudah tau nih dari pengertian dan ciri-cirinya. Mungkin masih banyak dari teman-teman yang belum menemukan alasan yang tepat, kenapa kesehatan mental itu penting banget? 

Pentingnya Kesehatan Mental

Kesehatan mental bisa ditunjukkan bahwa kamu bahagia menjalani kehidupan. Kesehatan mental juga menjadi penanda bahwa kamu memiliki jiwa yang bahagia, sehat, dan sejahtera. Dan, kenapa kok kesehatan mental itu penting?

Sama halnya seperti kamu menjaga kesehatan fisik. Mental yang sehat akan membuat kamu untuk mampu menjalani kehidupan sehari-hari. Ditambah, dengan perasaan yang bahagia, damai, dan positif. Selain itu, ternyata, kesehatan mental berpengaruh pada kesehatan fisik kamu loh!

Contohnya, ketika kamu merasa ada tertekan menjelang ujian, kamu jadi cemas, badan keringetan, atau bisa jadi kamu tiba-tiba mules kan? 

Nah, ketika kamu merasa ada di situasi-situasi seperti itu, kamu cenderung pasti merasakan adanya tekanan yang akhirnya membuat kamu stres hingga berpengaruh ke fisik kamu. Tanpa kamu sadari, tubuhmu memberikan sinyal ketika mental kamu tidak baik-baik saja. Maka dari itu, kamu perlu untuk menyadari apa yang sedang terjadi pada tubuhmu ya!

Jadi, UntukKamu yang masih merasa bahwa kesehatan mental itu nggak penting. Sebaiknya, coba kamu pelan-pelan memikirkan dan berusaha untuk memahami diri kamu sendiri. Karena, bagaimanapun juga, kesehatan mental itu harus kamu  miliki! Peduli dan sayangilah diri kamu sendiri!

--------------------------------------------Penulis: Arista Meiranti Putri--------------------------------------

Referensi
  1. Fakhriyani, D. (2019). Kesehatan Mental. Pamekasan: Duta Media Publishing.
  2. Putri, A., Wibhawa, B., & Gutama, A. (2015). Kesehatan mental masyarakat Indonesia (pengetahuan, dan keterbukaan masyarakat terhadap gangguan kesehatan mental). Prosding KS: Riset & PKM, 2(2), 252-258.
  3. Riskesdas. (2019). Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI. Retrieved Juli 9, 2021, from Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018: http://labdata.litbang.kemkes.go.id/images/download/laporan/RKD/2018/Laporan_Nasional_RKD2018_FINAL.pdf

Diceritain bukan layanan cepat tanggap percobaan bunuh diri dan bersifat preventif. Jika membutuhkan layanan cepat tanggap percobaan bunuh diri, harap hubungi layanan profesional yang bisa dijangkau segera.

Kontak layanan percobaan bunuh diri: Layanan Sejiwa (hotline) Hubungi 119 tekan 8.