Diterbitkan Jul 11 2021

Herd Stupidity: Fenomena Berbahaya di Masa Pandemi

4 minute read

Coba deh Sobat Cerita perhatikan gambar - gambar diatas, ada apa sih?

Baru - baru ini, sedang ramai di media sosial tentang topik kebodohan massal yang sering terjadi di indonesia, mulai dari orang indonesia yang mudah percaya dengan hoax, sifat - sifat toxic masyarakat Indonesia, sampai dengan pro kontra situasi pandemi COVID-19 di Indonesia. Kebodohan massal tersebut di media sosial disebut dengan istilah herd stupidity. 

Sebenarnya, apa sih herd stupidity dan kenapa bisa disebut herd stupidity? Bagaimana herd stupidity jika dilihat dari sisi psikologi? 

Oke kalo gitu, langsung aja, yuk kita bahas!

Let’s talk about Herd Stupidity in a pandemic situation!

Herd Stupidity adalah tindakan bodoh yang tanpa disadari dilakukan oleh banyak orang secara bersama-sama seperti mengabaikan aturan yang sudah dibuat. Kalau di masa pandemi COVID-19 ini, salah satu contohnya bisa kita lihat pada kasus vaksinasi di Indonesia. Banyak hoax yang beredar tentang vaksinasi yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Diem aja dirumah malah kumpul kumpul, keluar rumah gamau taat prokes, kasus COVID melonjak nyalahin pemerintah, diminta vaksin tidak mau, hasil SWAB positif nuduh dicovidkan, setelah kena COVID ngeluh gaenak, sembuh dari COVID bilang gausah khawatir COVID ga bahaya. This is Indonesia.”

Nah, Ini adalah salah satu hal yang menggambarkan herd stupidity.

Loh kok bisa?

Menurut Dicky Chresthover Pelupessy, Ph.D., Psikolog Sosial Universitas Indonesia yang dikutip dari laman kompas.com, ia mengatakan bahwa istilah herd stupidity memang plesetan dari herd immunity. Dunia saat ini sedang berusaha keluar dari situasi pandemi dengan cara melakukan vaksinasi. Hal ini bertujuan untuk membangun kekebalan tubuh terhadap virus COVID-19 dan tercipta herd immunity. Jika seluruh masyarakat sudah punya imunitas yang kuat, maka virus pun perlahan akan hilang dan kita bisa terbebas dari pandemi.

Namun yang terjadi di Indonesia justru sebaliknya, bukannya herd immunity yang didapat, justru malah terkena herd stupidity. Masyarakat sudah mulai mengabaikan protokol kesehatan secara beramai-ramai. Masyarakat mulai tidak peduli dengan COVID-19 dan tetap memilih mudik dan nongkrong dibandingkan menjaga jarak. Parahnya, banyak yang tidak ingin melakukan vaksinasi COVID-19. Kebanyakan yang melakukannya adalah orang yang percaya terhadap hoax bahwa COVID-19 itu tidak ada, atau COVID-19 hanya konspirasi dan tidak berbahaya, dan vaksin COVID-19 mengandung chip dan orang yang melakukan vaksin menjadi sakit bukan sehat.

Apa sih faktor yang menimbulkan terjadinya fenomena Herd Stupidity di situasi saat ini?

Ada beberapa faktor yang bisa kita lihat dapat menyebabkan fenomena ini terjadi dari sisi psikologi :

  1. Kenalan dulu nih dengan Pandemic Fatigue, yaitu kelelahan pada situasi pandemi dengan kondisi seseorang sudah lelah dengan ketidakpastian pada kapan pandemi akan berakhir. Pandemic Fatigue adalah salah satu faktor yang menimbulkan herd stupidity terjadi loh, kok bisa? Menurut psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi. yang dikutip dari klikdokter.com, salah satu hal yang membuat seseorang menjadi abai dengan protokol kesehatan yang menyebabkan herd stupidity adalah pandemic fatigue.
  2. Faktor lingkungan juga mempengaruhi terjadinya herd stupidity. Mengapa? Karena lingkungan bisa mempengaruhi dan membentuk mindset kita. Kalau lingkungan tersebut mengabaikan protokol kesehatan, maka bisa saja orang lain akan mengikutinya hingga hampir mayoritas mengabaikannya. Hal ini bisa menimbulkan terjadinya herd stupidity. Sama halnya dengan vaksinasi COVID-19, Apabila orang-orang terus dipengaruhi oleh lingkungannya maupun berita hoax yang terus menyebar di media sosial, maka kemungkinan bertambahnya orang yang tidak percaya terhadap efektivitas vaksin semakin meningkat, hal ini bisa menyebabkan herd stupidity.

***

Nah sekarang kalian tahu kan, herd stupidity itu bukanlah fenomena yang baik untuk dibiarkan terjadi di masyarakat. Herd stupidity bukan hanya terjadi di masa pandemi saja, tanpa kalian sadari banyak sekali kejadian disekitar kita yang termasuk ke dalamnya. Salah satu contohnya adalah mempercayai berita - berita hoax yang belum jelas kebenarannya.

Kalau begitu jangan sampai Sobat Cerita menjadi bagian dari herd stupidity yah! Yuk mulailah berikan edukasi dari orang terdekat kamu terlebih dahulu supaya tidak terjadi herd stupidity. Sobat Cerita jangan langsung percaya yah dengan berita simpang siur yang ada di masyarakat! Inget ya, salah satu kunci untuk menghindari herd stupidity adalah budayakan untuk mencari data dari info yang kalian dapat sebelum percaya.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya yah, tunggu artikel Diceritain selanjutnya yang nggak bakal kalah menarik!  Untuk info terbaru dari Diceritain, kalian bisa banget langsung cek Instagram @diceritain.id

Di sini, untukmu

#diceritain

Referensi :

  1. Nariswari, S. L. Retrieved July 02, 2021, from https://lifestyle.kompas.com/read/2021/06/22/201934720/herd-stupidity-bukan-sekadar-masalah-kebodohan-komunal?page=all 
  2. Lestari T. Y. Retrieved July 02, 2021, from https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3650629/herd-stupidity-alasan-masyarakat-mulai-abaikan-covid-19 
  3. Firafiroh, A. Retrieved July 02, 2021, from https://www.parapuan.co/read/532755102/mengenal-herd-stupidity-masalah-kebodohan-yang-dihadapi-saat-pandemi
  4. Edy, N. Retrieved July 02, 2021, from https://yoursay.suara.com/kolom/2021/06/25/215955/apa-itu-herd-stupidity-dan-mengapa-sebaiknya-dihindari
  5. Wicaksono, P. E. Retrieved July 02, 2021, from https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4576302/kumpulan-hoaks-seputar-vaksin-covid-19-simak-faktanya
  6. Handayani, V. V. Retrieved July 02, 2021, from https://www.halodoc.com/artikel/segala-hal-tentang-pandemic-fatigue-yang-perlu-diketahui 
  7. Maharani, A. Retrieved July 02, 2021, from https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3646967/menolak-vaksinasi-corona-ini-alasan-psikologisnya

Diceritain bukan layanan cepat tanggap percobaan bunuh diri dan bersifat preventif. Jika membutuhkan layanan cepat tanggap percobaan bunuh diri, harap hubungi layanan profesional yang bisa dijangkau segera.

Kontak layanan percobaan bunuh diri: Layanan Sejiwa (hotline) Hubungi 119 tekan 8.